Mediapublik.press (Daerah) – Jakarta Pengelola tambak di sekitar Jalan Arteri Marunda mengeluhkan tercemarnya saluran penghubung disepanjang Jalan Arteri Marunda oleh limbah pabrik, Senin (14/09).
“ Kami bingung pak air kali penghubung tercemar berat, padahal kami menggunakan kali tersebut untuk tambak kami, bila pasang naik air limbah tersebut langsung mengaliri tambak kami, untung kami punya tambak tampungan yang bisa mensterilkan air limbah kali dengan rumput grasilia, tapi banyak juga ikan kami yang pada mati “, ujar Israk salah satu petani tambak di marunda.
Air limbah sudah tercemar lama dari limbah KBN, para petani sudah lama mengeluhkan, namun pihak pemerintah terutama dari Lingkungan Hidup tidak menanggapinya, tambahnya.
Sementara itu walikota Jakarta Utara Rustam Effendi saat menghadiri Panen Kepiting Soka di marunda Jelas melihat saluran penghubung di samping tambak petani berwarna coklat kemerahan, mengatakan sangat prihatin sekali terhadap air yang ada di saluran kali Jalan Arteri Marunda, tuturnya.
“ Wah ini sih sudah tercemar berat, dan limbah seperti ini susah untuk disterilkan , saya akan perintahkan kepada bagian Kantor Lingkungan Hidup untuk mengecek dari mana asal limbah tersebut. Apa dari limbah Pabrik di Kawasan KBN, limbah rumah tangga , atau limbah lainnya, tegas Rustam Effendi. (eko)
Copy

0 comments:
Post a Comment