Mediapublik.press (Kriminal) – Bekasi (Jabar) Pemilik toko sembako di Kabupaten Bekasi, Jawa barat menjadi korban perampokan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI. Seorang pelaku sempat babak belur dihajar masa dan seorang lagi berhasil melarikan diri. Sementara korban mengalami luka tembak pada bagian kaki.
Oknum anggota TNI AD berinisial IS yang diketahui berpangkat Kopda, harus menahan sakit akibat diamuk masa setelah berusaha mencoba melakukan aksi permpokan bersama seorang temannya yang berhasil melarikan diri.
Peristiwa bermula pada saat kedua pelaku mencoba melakukan aksi perampokan dengan menodongkan senjata api kepada pasangan suami istri Giyatno dan Sudarsih warga Desa Waringin jaya, Kecamatan Kedung waringin, Kabupaten bekasi yang baru pulang berdagang sembako. Anak korban yang berusaha turut melawan dengan merebut senjata api milik pelaku terkena tembakan pada bagian paha sebelah kiri.
Warga yang mengetahui dan mendengar teriakan dari korban, kemudian berhasil menangkap salah seorang pelaku yang langsung dihajar beramai-ramai. Sementara seorang pelaku berhasil melarikan diri. Beruntung aksi main hakim sendiri warga dapat dihentikan setelah petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian. Dari tangan tersangka polisi megamankan sepucuk senjata api jenis Refolver beserta lima belas butir peluru.
Polisi juga menyita uang sembilan ratus lima puluh ribu rupiah sebagai barang bukti. Kini petugas tengah memburu seorang pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi polisi. Kasus ini kini dalam penanganan petugas kepolisian polresta Bekasi dan POM TNI AD. (nurman)
Peristiwa bermula pada saat kedua pelaku mencoba melakukan aksi perampokan dengan menodongkan senjata api kepada pasangan suami istri Giyatno dan Sudarsih warga Desa Waringin jaya, Kecamatan Kedung waringin, Kabupaten bekasi yang baru pulang berdagang sembako. Anak korban yang berusaha turut melawan dengan merebut senjata api milik pelaku terkena tembakan pada bagian paha sebelah kiri.
Warga yang mengetahui dan mendengar teriakan dari korban, kemudian berhasil menangkap salah seorang pelaku yang langsung dihajar beramai-ramai. Sementara seorang pelaku berhasil melarikan diri. Beruntung aksi main hakim sendiri warga dapat dihentikan setelah petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian. Dari tangan tersangka polisi megamankan sepucuk senjata api jenis Refolver beserta lima belas butir peluru.
Polisi juga menyita uang sembilan ratus lima puluh ribu rupiah sebagai barang bukti. Kini petugas tengah memburu seorang pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi polisi. Kasus ini kini dalam penanganan petugas kepolisian polresta Bekasi dan POM TNI AD. (nurman)
Copy

0 comments:
Post a Comment