Mediapublik.press (Daerah) - Limboto (Gorontalo) Api menghanguskan 2 rumah di lingkungan II Kelurahan Bulota, Limboto, Sabtu (29/08) petang. Menurut seorang warga sumber api berasal dari percikan api tungku yang tidak sempat dimatikan setelah digunakan memasak. Atas kejadian itu, para pemilik rumah, masing-masing Suleman Pakaya dan Bayu Priyatno Hadijah terpaksa mengungsi.
Informasi yang sempat dihimpun satuan pemadam kebakaran yang dibantu warga setempat berupaya untuk memadamkan amukan si jago merah, namun derasnya tiupan angin membuat upaya tersebut sia-sia sehingga kebaran menyisakan puing-puing rumah yang telah terbakar.
Diperkirakan kerugian materi yang diderita dua belah pihak mencapai ratusan juta rupiah, hanguskan sepeda motor, televis, kulkas, laptop dan barang berharga lainnya. Selain itu, beberapa surat berharga juga tak sempat diselamatkan.
Tragedi ini nampaknya menuntut warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Apalagi hingga kini kekeringan akibat kemarau panjang masih terus melanda Wilayah Gorontalo. Atas kejadian itu, keluarga Suleman Pakaya dan Bayu Priyatno telah melaporkan kerugiannya ke Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo berharap mendapatkan bantuan Pemerintah. (okta)
Informasi yang sempat dihimpun satuan pemadam kebakaran yang dibantu warga setempat berupaya untuk memadamkan amukan si jago merah, namun derasnya tiupan angin membuat upaya tersebut sia-sia sehingga kebaran menyisakan puing-puing rumah yang telah terbakar.
Diperkirakan kerugian materi yang diderita dua belah pihak mencapai ratusan juta rupiah, hanguskan sepeda motor, televis, kulkas, laptop dan barang berharga lainnya. Selain itu, beberapa surat berharga juga tak sempat diselamatkan.
Tragedi ini nampaknya menuntut warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Apalagi hingga kini kekeringan akibat kemarau panjang masih terus melanda Wilayah Gorontalo. Atas kejadian itu, keluarga Suleman Pakaya dan Bayu Priyatno telah melaporkan kerugiannya ke Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo berharap mendapatkan bantuan Pemerintah. (okta)
Copy

0 comments:
Post a Comment