Sekda Sebut Pernah Ada SKPD Tak Punya Tenaga Teknik Sipil


Mediapublik.press (Daerah) Limboto - (Gorontalo)  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Hadijah U. Tayeb menyatakan, masih ada instansi yang belum memiliki tenaga Teknik Sipil yang harusnya bisa mendukung kegiatan Operasional. " Pernah ada SKPD bingung saat menyusun perencanaan karena tak punya tenaga teknik sipil. Pekerjaan itu terpaksa dibuat sendiri sehingga dipastikan laporannya salah dan dikembalikan", ungkap Sekda mewakili Bupati saat membuka diklat perencanaan kebutuhan pegawai dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, di Aula BKD-Diklat, Senin (5/10).

Pengalaman tersebut pun diharapnya tak perlu terulang sehingga tupoksi SKPD dan berbagai bentuk programnya tidak akan terhambat. Ia pun menekankan Diklat perencanaan kebutuhan pegawai yang diikuti seluruh SKPD dapat mewujudkan keberadaan sebuah organisasi pemerintah yang sempurna.

Kegiatan yang digagas BKD Diklat itu dijadwalkan dua angkatan, diikuti pejabat, petugas pengelola kepegawaian yang masing-masing akan berlangsung selama lima hari. BKD Diklat juga menghadirkan Subowo Djoko Widodo, Asdep Koordinasi Kebijakan, Penyusunan Evaluasi Program dan Pembinaan Integritas SDM Aparatur Kemen PAN-RB, sebagai pemateri.

Untuk angkatan I dijadwalkan tanggal 5 sampai dengan 9 Oktober, sedangkan angkatan II baru akan dimulai pada tanggal 19 hingga berakhir 23 Oktober depan.

Kepala BKD Diklat Roswati Lasimpala dalam laporannya menyatakan Diklat tersebut sebagai media informasi kepada para pejabat kepegawaian sehingga mengetahui dan menentukan jumlah pegawai yang tepat di setiap unit kerja. " Agar diperoleh informasi pasti tentang kekurangan maupun kebutuhan PNS setiap jabatan dalam unit kerja, sehingga terwujud efisiensi anggaran dan efektifitas pelaksanaan tugas-tugas kedinasan", tutur nya.

Dalam Diklat tersebut peserta akan mendalami materi analisis jabatan, tata cara penghitungan beban kerja, pemeliharaan Bezetting pegawai, syarat prosedur mekanisme pengangkatan CPNS, dan mutasi dan promosi PNS. " Tenaga pengajar berasal dari KemenPAN-RB, Kantor Regional XI BKN Manado, dan Pejabat Eselon dilingkungan Pemda Kabupaten Gorontalo", tutup Roswati. (zul)

Copy

MEDIA PUBLIK

Media Cerdas Bangsa
    Facebook Comment
    Google Comment

0 comments:

Post a Comment