Joki Dalam Pelaksanaan Ujian SBMPTN Di SMP Negeri 30 Makassar


Mediapublik.press (Kriminal) – Makasar (Sulsel) Demi cinta kepada sang pacar, Asriani yang baru menyelesaikan S1 sastra di Universitas Hasanudin Makassar, harus berurusan dgn pihak berwajib yakni Kepolisian sektor Tamalanrea. Perempuan yg berparas cantik dan berasal dari Kabupaten Maros ini hanya tertunduk malu didampingi sang pacar yang juga sama2 diperiksa oleh petugas kepolisian sektor Tamalanrea. Asriani di tangkap petugas ketika masuk untuk mengikuti ujian SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) karena menggantikan adik sang pacar yakni Musfira sekaligus calon adik ipar.

Menurut keterangan kedua tersangka, peran pengganti yg dilakukan itu adalah semata dilakukan karena dasar cinta oleh Asriani kepada pacarnya yakni Mustari sehingga rela menggantikan Musfira yg menurut keterangan kedua pasangan tersebut tdk bisa mengikuti ujian SBMPTN yang dilaksanakan di SMP Neg 30 Tamalanrea Makassar di karenakan Musfira sedang sakit.

Dalam wawancara kontributor, kedua pasangan tersebut justru mengungkapkan bahwa sebenarnya yg harus ditangkap bukan mereka tetapi ada orang lain sekitar 7 org ada dlm ruangan tersebut merupakan Joki yg memiliki jawaban soal yg tersimpan di jam tangan digital, namun pihak pengawas dan petugas yg berada di tempat kejadian justru menangkap Asriani. Pihak rektorat Unhas Makasar ketika di tanyakan perihal informasi tersebut menyatakan masih menyelidiki kebenarannya.

Menurut kedua tersangka bahwa ketika mereka di gelandang oleh pihak pengawas utk di bawah ke gedung rektorat Unhas makassar sebelum diserahkan ke kepolisian bahwa ketuju orang itu telah melarikan diri dan dicurigai ada permainan dgn pihak panitia pengawas atau dgn rektorat sendiri. Sampai berita ini ditutunkan belum ada pihak yg bertanggung jawab memberi keterangan seputar indormasi tersebut. (Efraim Matandatu)

Copy

MEDIA PUBLIK

Media Cerdas Bangsa
    Facebook Comment
    Google Comment

0 comments:

Post a Comment