Tambang Galian Berujung Bentrokan


Mediapublik.press (Daerah) - Topoyo (Sulbar)  PT Yudha nusantara sakti yang mengerjakan proyek normalisasi sungai sungai di kecamatan karossa Kabupaten mamuju tengah (Mateng) Provinsi Sulawesi barat (Sulbar) diduga melakukan penyerobotan di lokasi lahan tambang galian c milik CV Rafli hingga  berujung bentrokan jumat 21/08/ sore,  bentrokan terjadi saat Brekele pemilik tambang galian c CV Rafli menghentikan paksa sejumlah  alat berat yang sedang melakukan aktifitas normalisasi sungai di dusun durikumba kecamatan karossa di atas areal lokasi tambang galian c miliknya.

Salah seorang warga yang tak terimah di duga membekingi proyek  normalisasi sungai tersebut akhirnya terlibat aduh mulut dengan pemilik CV Rafli, sehingga berujung dengan adu jotos tak jauh dari lokasi tambang, melihat hal tersebut salah seorang brimob yang sedang melakukan pengamanan di lokasi tambang di bantu sejumlah warga merelai keduanya sehingga aduh jotos keduanya terhindarkan

Brekele pemilik tambang galian c, CV Rafli  meminta kepada pihak PT Yudha nusantara indah yang mengerjakan proyek balai  normalisasi sungai karossa, agar  menghentikan aktifitasnya di areal tambang milik CV Rafli berbuntut bentrokan,  salah seorang warga yang bernama pak harun yang tak terimah dirinya  dianggap memberikan ijin kepada pt yudha terlibat aduh jotos dengan

brekele pemilik CV Rafli, walaupun keduanya terlibat aksi saling serang namun keduanya  berhasil di pisahkan anggota brimob yang sedang melakukan pengawalan terhadap pekerjaan proyek normalisasi sungai tersebut.

Pak harun salah seoarang warga yang tak terimah di anggap memberikan ijin kepada PT Yudha terlibat aduh jotos dengan brekele pemilik CV Rafli, sehingga  memicu bentrokan dilokasi tambang, tak sampai disitu dua orang anak pak harun yang melihat kejadian tersebut  pulang mengambil parang panjang dan mengejar brekele hingga kelokasi tambang, ayah dan anak yang tak terimah tuduhan tersebut kompak mempersenjatai  diri untuk menyerang brekele.

Beruntung aksi saling kejar menggunakan parang panjang tersebut berhasil di halau sejumlah warga yang menyaksikan hal tersebut dan juga di halau salah  seorang oknum anggota brimob yang sedang mengawal proyek tersebut dan menahan ayah anak yang sedang tersulut emosi tersebut sehingga tidak  menimbulkan korban jiwa. (joni)

Copy

MEDIA PUBLIK

Media Cerdas Bangsa
    Facebook Comment
    Google Comment

0 comments:

Post a Comment