Pasca Bentrok, Pemilik Tambang Kembali Tegang Dengan Oknum Brimob


Mediapublik.press (Daerah) - Topoyo (Sulbar)   Pasca bentrokan antara Brekele pemilik tambang galian c CV Rafli dengan salah seorang warga Harun di dusun durikumba kecamatan karossa kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang diduga membekingi proyek balai penguatan tanggul sungai karossa tersebut terlibat  bentrokan jumat 21/8/ sore, Brekele pemilik CV Rafli kembali mendatangi sejumlah pekerja yang melakukan aktifitas di areal tambang yang di klaim miliknya sehingga kembali terjadi ketegangan antara pemilik tambang dengan salah seorang oknum brimob yang sedang mengawal proyek balai tersebut.

Brekele pemilik tambang galian c  CV Rafli yang datang ke lokasi tambang dengan kariawanya sabtu /22/ hendak menghentikan paksa pekerjaan proyek balai yang menerobos tambang galian c yang di klaim adalah areal tambang miliknya, kembali tegang dengan salah seorang oknum aparat brimob yang mengawal  alat berat saat sedang melakukan normalisasi sungai tersebut.

Ketegangan terjadi saat pemilik tambang menyuruh anggotanya mengusir sejumlah pekerja yang sedang melakukan aktifitas di areal tambang yang di klaim adalah miliknya sambil memperlihatkan surat ijin tambang miliknya  membuat oknum brimob yang mengawal proyek tersebut emosi dan bahkan mengancam akan menembak apa bila ada anggota dari pemilik CV Rafli memaksa untuk menghentikan alat berat yang sedang bekerja.

Hal itu membuat brekele pemilik tambang galian c tersebut semakin tersulut emosi dan meminta  oknum brimob tersebut untuk menghentikan aktifitas di areal tambang miliknya dan meninggalkan lokasi tambang , namun oknum brimob tersebut enggan menghentikan aktifitas pekerja dengan alasan perintah kapolsek dan danki brimob karossa untuk mengawal proyek tersebut.

Sementara itu AKP : Haeruddin saat di konfirmasi mengatakan, untuk menghindari hal - hal yang tidak di inginkan terpaksa akitifatas proyek normalisasi sungai karossa yang di kerjakan PT. Yudha nusantara indah di hentikan untuk sementara waktu, sebelum ada kesepakatan antara pemilik tambang galian c dan PT Yudha dan juga kami masih menunggu dinas terkait untuk mencarikan solusi agar pekerjaan tersebut bisa kembali dilanjutkan. terangnya. (joni)

Copy

MEDIA PUBLIK

Media Cerdas Bangsa
    Facebook Comment
    Google Comment

0 comments:

Post a Comment